Dengan kesederhanaan, kerendahan hati dan tanpa asumsi palsu, dengan mengingat bahwa Anda adalah siswa pemula Pengetahuan, Anda akan mampu belajar bagaimana menyingkap keagungan di dunia. Ini sungguh penting karena dunia ambivalen terhadap keagungan, terhadap Pengetahuan dan terhadap cinta kasih. Jika Anda menyajikan hasrat dunia kepadanya ketika dunia dalam keadaan ambivalen, dunia tidak akan tahu bagaimana harus bereaksi. Karena itu, reaksinya akan mendemonstrasikan apakah dunia mendukung atau menentang kontribusi Anda. Individu mana pun, komunitas mana pun atau dunia mana pun yang dilanda ambivalensi akan bereaksi lebih dari satu cara karena ia ambivalen. Karena alasan inilah maka Anda harus belajar mendekati ambivalensi dengan Kearifan, karena mereka yang ambivalen harus belajar bagaimana menerima kepastian mereka, seperti yang sedang Anda pelajari sekarang.

Kenalilah sejauh ini betapa Anda telah ambivalen tentang hidup Anda dan tentang persiapan ini. Sadari bahwa karena alasan ini, persiapan ini telah diberikan kepada Anda dalam langkah-langkah yang sangat bertahap, satu per satu langkah, hari demi hari. Satu per satu langkah, Anda belajar mengembangkan dan menerima hasrat dan kapasitas Anda untuk Pengetahuan dan Anda belajar mengungkapkan Pengetahuan juga. Menjadi siswa berarti Anda berada di sini untuk belajar, dan ketika Anda belajar Anda akan mendemonstrasikan, mengajar dan menghasilkan hasil besar yang ingin dihasilkan oleh Pengetahuan. Namun Pengetahuan tidak dapat melampaui keterbatasan Anda karena Pengetahuan merawat Anda dan melindungi Anda sebagai sarananya. Karena Anda adalah bagian dari Pengetahuan, maka Anda akan ingin merawat sarana Anda juga. Itulah sebabnya Anda harus sangat merawat pikiran dan tubuh Anda sambil Anda melanjutkan.

Hari ini dalam periode latihan Anda yang lebih dalam, izinkan diri Anda diberi petunjuk tentang bagaimana menyingkap keagungan di dunia. Sadari bahwa dunia ambivalen dan terimalah ini, karena inilah keadaan dunia saat ini. Sadari bahwa Anda harus memberi dengan kearifan dan ketajaman. Dan sadari bahwa Anda harus membiarkan Pengetahuan memberikan dirinya dan tidak mencoba memberi dari ambisi atau kebutuhan Anda sendiri untuk menghindari rasa tidak mampu. Izinkankan pemberian Anda sejati maka pemberian Anda akan sejati. Kemudian pemberian Anda akan memberikan dirinya dengan cara yang sesuai, yang akan menjaga Anda dan yang akan menghormati mereka yang menerima anugerah Anda. Ini akan membawa mereka keluar dari ambivalensi mereka, seperti Anda sendiri sedang diarahkan ke dalam cahaya.

Latihan 360: Dua periode latihan 30 menit.